Penyakit Tampak (Campak) pada Bayi dan Anak

Posted: October 17, 2008 in Edisi Umum
Tags: , , , , ,

Tiga hari yang lalu, tepatnya tanggal 15 Oktober 2008, anak kami yang berumur 17 bulan terkena tampak (campak). Padahal anak kami sudah diimunasi campak ketika umur 9 bulan. Saya mencoba searching mengenai penyakit ini di internet. Setelah mempelajari beberapa artikel yang saya temui ternyata pada anak kami gejalanya sudah muncul sejak sekitar dua minggu yang lalu. Saya masih ingat di malam takbiran sekitar jam setengah dua belas malam kami membawa anak kami ke rumah sakit karena suhu badannya mencapai 38,6 C dan batuk flu serta muntah-muntah. Waktu itu diagnosa dokter anak kami terserang radang dan diberi obat penurun panas dan antibiotik serta obat batuk flu.

Paginya suhu badannya sempat turun, namun menjelang malam suhu badannya kembali naik hingga mencapai 38,5 C, padahal besoknya kami harus terbang mudik ke Palembang. Pagi-pagi seperti biasa kami putuskan mengajak anak kami jalan-jalan dan berjemur di luar rumah. Lumayan, badannya jadi segar dan berkeringat dan setelah diukur suhu badannya berada di titik normal 36,5 C. Saya pun sedikit bernafas lega dan kami pun bisa terbang ke Palembang dengan senang. Selama di bandara dan sepanjang perjalanan anak kami terlihat senang dan seperti tidak sedang sakit (kebetulan anak kami termasuk anak yang aktif bergerak, meskipun dalam kondisi sakit).

Setibanya di Palembang muncul persoalan baru, anak kami tidak mau makan, biarpun mau inginnya cemilan atau kue-kue, itu pun tidak banyak. Untungnya anak kami doyan minum air putih dan susu sehingga membantu supaya dia tidak dehidrasi. Anggapan kami waktu itu dia tidak mau makan dan suhu badannya tinggi lantaran akan tumbuh gigi, sebab setelah kami perhatikan ternyata ada 6 giginya yang akan tumbuh sekaligus termasuk geraham belakang atas dan bawah. Namun demikian, kami tetap waspada dan terus mengontrol suhu badannya secara teratur. Pada lebaran hari ke empat suhu badan anak kami mengalami puncaknya, yaitu 39,4 C. Meskipun berusaha tenang, sebagai orang tua kami tetap panik. Syukurlah, setelah diberi obat penurun panas dan sedikit ramuan tradisional ala kampung lambat laun suhu badannya berangsur turun mulai dari 38,2 C sampai akhirnya di titik normal 36,3 C.

Setibanya di Jakarta kondisi suhu badannya tetap tidak stabil, batuk dan flunya juga belum sembuh, ditambah mencret serta susah makan. Anggapan kami tetap karena giginya sedang proses tumbuh. Belakangan baru kami tahu….. disamping karena memang sedang proses tumbuh gigi, kondisi tersebut ternyata juga karena dalam tubuhnya sedang diserang virus tampak. Itu pun kami sadari setelah di badannya keluar bintik-bintik merah dan setelah membaca beberapa artikel yang saya temui diinternet. Sekarang bintik-bintik merahnya sudah mulai mengecil, mungkin sudah mulai memasuki fase penyembuhan, semoga saja. Mungkin untuk sekedar sharing, berikut ini saya sampaikan isi dari artikel tentang tampak yang saya baca. Semoga bermanfaat.

LANGKAH EFEKTIF MENGATASI CAMPAK

Campak sebenarnya hadir sepanjang tahun tanpa musim. Walau tertular hanya sekali, lakukan antisipasi agar anak tak sampai mengalami komplikasi.

Penyakit campak atau yang lebih sering disebut tampek mudah sekali menular. Virusnya bisa hidup dan menyebar lewat udara, “Karenanya penyakit ini tetap mewabah sepanjang tahun di beberapa daerah, terutama di pemukiman padat,” kata dr. Rudy Firmansyah, Sp.A, dari RSAB Harapan Kita Jakarta. Penyakit campak yang dalam bahasa asing disebut measles, disebabkan oleh virus campak atau morbili. Virus ini terdapat di udara bebas. Bila masuk ke dalam tubuh anak, terutama yang daya tahan tubuhnya sedang lemah, maka sangat mungkin ia terjangkit campak. Sebaiknya jika ada satu orang anak terkena campak, maka anak lain dianjurkan untuk tidak berdekatan dengannya. Virusnya yang keluar melalui napas atau semburan ludah (droplet) bisa terisap lewat hidung atau mulut dan akan menulari anak lain.

Menurut Rudy, campak hanya terjadi sekali seumur hidup. Bila waktu kecil anak sudah pernah terkena campak maka setelah itu biasanya dia tidak akan terkena lagi. Namun, karena anggapan ini sudah terlalu memasyarakat banyak orang tua yang sengaja menulari anaknya dengan campak agar nantinya dia tidak terkena lagi. “Ini adalah tindakan yang keliru,” komentar Rudy.

Justru sebaiknya setiap anak dibentengi dari penyakit ini dengan imunisasi campak. Memang tidak dijamin 100%, tapi kalaupun sampai terjangkit virus campak, maka kondisinya tidak terlalu parah. Imunisasi bisa dilakukan dua kali. Pertama di usia 9 bulan, usia ini dipilih karena antibodi bayi yang berasal dari ibunya lewat plasenta sudah semakin menurun sehingga butuh antibodi tambahan lewat imunisasi. Agar kekebalan tubuh anak semakin baik maka pemberian vaksinasi campak diulang di usia 15 bulan dengan imunisasi MMR (Measles, Mumps and Rubella). Berikutnya, imunisasi campak dilakukan ketika anak berusia 6 tahun. Mengapa perlu dicegah? Karena campak bisa menimbulkan komplikasi yang berakibat fatal.

EMPAT FASE CAMPAK DAN PENANGANANNYA

Agar serangan campak tidak menjadi terlalu berat, kita bisa melakukan hal-hal berikut berdasarkan fase-fasenya:

(1) Masa Inkubasi

Fase inkubasi berlangsung sekitar 10-12 hari. Di fase ini agak sulit mendeteksi infeksinya karena gejalanya masih bersifat umum bahkan tidak terlihat sama sekali. Mungkin beberapa anak mengalami demam tetapi umumnya anak tidak merasakan perubahan apa-apa. Bercak-bercak merah yang merupakan ciri khas campak pun belum keluar.

Yang perlu dilakukan: Jagalah keseimbangan gizi anak dengan baik agar daya tahan tubuhnya tetap tinggi. Misalnya dengan makan sayur, buah, serta menjaga kebugaran tubuhnya. Bila memang nantinya campak benar-benar menyerang kemungkinan terjadinya tidak akan terlalu parah.

(2) Fase Prodormal

Adalah fase dimana gejala penyakit sudah mulai timbul seperti flu, batuk, pilek, dan demam. Mata anak pun akan tampak kemerah-merahan dan berair. Tak hanya itu, anak tidak bisa melihat dengan jelas ke arah cahaya karena merasa silau (photo phobia). Ciri lain, di sebelah dalam mulut muncul bintik-bintik putih yang akan bertahan 3-4 hari. Beberapa anak juga mengalami diare. Satu-dua hari kemudian timbul demam tinggi yang turun naik, berkisar 38-40,5° C. Di fase kedua bercak merah belum muncul.

Yang perlu dilakukan: Segeralah memeriksakan anak ke dokter ketika flu, batuk, pilek, dan demam mulai muncul. Jangan sampai menunggu munculnya bercak-bercak merah karena anak butuh pertolongan secepatnya. Tindakan cepat sangat membantu untuk mengantisipasi beratnya penyakit.

(3) Fase Makulopapuler

Fase makulopapuler yakni keluarnya bercak merah yang sering diiringi demam tinggi antara 38-40,5°C. Awalnya, bercak ini hanya muncul di beberapa bagian tubuh saja, biasanya di belakang kuping, leher, dada, muka, tangan dan kaki. Untuk membedakan dengan penyakit lain, umumnya warna bercak campak akan sangat khas; merah dengan ukuran yang tidak terlalu besar tapi juga tidak terlalu kecil.

Biasanya, bercak merah akan memenuhi seluruh tubuh dalam waktu satu minggu meskipun hal ini tergantung pula pada daya tahan tubuh masing-masing anak. Pada anak yang memiliki daya tahan tubuh baik umumnya bercak merahnya hanya pada beberapa bagian saja. Tetapi pada anak yang memiliki daya tahan tubuh lemah, bercak merahnya akan semakin banyak. Hal ini juga menunjukkan kalau campak yang diderita anak termasuk berat.

Yang perlu dilakukan: Tetaplah mengonsultasikan segala sesuatunya pada dokter. Biasanya dokter akan mengusahakan agar bercak merah pada anak tidak sampai muncul di sekujur tubuh. Bila memang sekujur tubuhnya dipenuhi bercak, ini berarti campaknya cukup berat. Apalagi jika sudah muncul gejala komplikasi, maka konsultasikanlah ke dokter apakah anak perlu dirawat atau tidak.

Sebagian masyarakat beranggapan bahwa semakin banyak bercak merah yang tampak semakin bagus karena berarti anak akan cepat sembuh. Pendapat ini keliru karena kita sebenarnya dituntut untuk lebih waspada. Tetapi bila diagnosis sudah ditegakkan, dan tak ada komplikasi, anak cukup dirawat di rumah.

(4) Fase Penyembuhan

Bila bercak merah sudah keluar, umumnya demam akan turun dengan sendirinya. Selanjutnya bercak merah akan berubah menjadi kehitaman dan bersisik, disebut hiperpigmentasi. Pada akhirnya bercak akan mengelupas atau rontok atau sembuh dengan sendirinya. Umumnya, dibutuhkan waktu hingga 2 minggu sampai anak sembuh benar dari sisa-sisa campak.

Yang perlu dilakukan: Tetap berikan obat yang sudah diberikan oleh dokter sambil menjaga asupan makanan bergizi seimbang dan istirahat yang teratur. Jangan pernah beranggapan kalau bercak merah sudah berkurang dan gejalanya sudah hilang berarti virus campaknya sudah musnah. Kita tetap perlu melanjutkan pengobatan sampai anak benar-benar sembuh.

HAL LAIN YANG PERLU DIPERHATIKAN

Jangan melakukan pengobatan menurut aturan sendiri tetapi harus berdasarkan petunjuk dokter. Bila memang harus mengonsumsi obat 3 kali sehari maka harus dilakukan dengan baik. Bila ada gejala lain yang timbul, misalnya kejang-kejang atau sesak napas, segeralah berkonsultasi pada dokter.

Sebaiknya berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur nasi. Hal ini untuk menghindari terjangkitnya infeksi lain, seperti radang tenggorokan, flu, atau lainnya. Dianjurkan untuk memberikan makanan yang mudah dicerna selama sebulan kemudian sampai kondisinya benar-benar pulih.

Karena mudah menular lewat udara, sebaiknya anak campak dirawat di kamar sendiri agar tidak menularkan penyakitnya. Namun perlu diingat, jangan sampai terkesan kalau anak diisolasi, berikan mainan yang dapat menghibur agar dia tidak bosan.

Setiap anak yang sedang sakit butuh istirahat yang cukup. Anak campak pun demikian, berikan waktu beristirahat secara maksimal.

Jangan biarkan bayi yang belum mendapat imunisasi campak berdekatan dengan penderita campak sampai penyakitnya benar-benar sembuh. Sangat mungkin virus campak akan menulari bayi.

Jaga tubuh anak agar tetap bersih sehingga dia tetap merasa nyaman. Boleh saja anak dimandikan atau dilap seluruh tubuhnya. Pendapat yang mengatakan kalau anak campak tidak boleh dimandikan adalah keliru karena bila tubuhnya kotor dan berkeringat akan menimbulkan rasa lengket dan gatal luar biasa. Dorongan menggaruk kulit yang gatal bisa menimbulkan infeksi berupa bisul-bisul kecil bernanah. Gunakan sabun bayi yang tak terlalu merangsang kulit dan gosoklah kulitnya perlahan. Sehabis mandi, keringkan dan taburi dengan bedak salycyl talc.

Selama anak sakit dan dalam pemulihan sebaiknya kita memisahkan peralatan makan dan mandinya, seperti piring, gelas, sendok, handuk, sprai dan pakaiannya. Hal ini untuk menghindari terjadinya penularan lewat kontak tak langsung.

PENGOBATAN SECARA SIMPTOMATIS

Rudy menjelaskan, pengobatan campak hanya bersifat simptomatis, yakni mengobati gejalanya saja. Misalnya, bila muncul demam maka yang diobati adalah gejala demamnya. Bila mengalami batuk maka obat batuk digunakan untuk meringankan batuknya. Demikian pula bila anak diare maka dokter akan memberikan obat antidiare. Pada beberapa anak yang berbakat kejang, gejala ini bisa timbul sehingga dokter akan menyiapkan obat antikejang. Sementara hingga saat ini, kata Rudy, belum ditemukan obat yang bisa langsung mengatasi virus campak tersebut.

Pengobatan gejala sangat penting dilakukan karena bila tidak ditangani dengan baik campak bisa sangat berbahaya. Bisa saja terjadi komplikasi terutama pada campak yang berat. Ciri-ciri campak berat, selain bercaknya di sekujur tubuh, gejalanya tidak membaik setelah diobati selama 1-2 hari. Sebaliknya, bila selama 1-2 hari pengobatan gejalanya sudah membaik, umumnya anak hanya menderita campak ringan.

Komplikasi yang terjadi biasanya berupa radang paru-paru (broncho pneumonia) dan radang otak (ensefalitis). Hal ini terjadi karena virus campak dapat menyebar melalui aliran darah ke jaringan tubuh lainnya. Komplikasi inilah yang umumnya paling sering menimbulkan kematian pada anak.

Untuk mengetahui apakah sudah terjadi komplikasi atau tidak biasanya ditunjukkan dengan tanda-tanda khas. Bila sudah terjadi ensefalitis biasanya terjadi kejang satu kali atau berulang, kesadaran anak menurun, dan suhu tubuhnya tinggi atau susah turun karena infeksinya sudah sampai ke otak.

Sedangkan radang paru-paru ditunjukkan dengan gejala batuk berdahak, pilek, dan sesak napas. Boleh dikatakan, kematian bukan ditimbulkan karena campak itu sendiri melainkan komplikasi yang terjadi. Umumnya hal ini akan terjadi pada anak yang kurang gizi dan memiliki daya tahan tubuh lemah.

BERBEDA DARI CAMPAK JERMAN

Campak biasa, kata Rudy, berbeda dari campak Jerman atau rubela. Campak Jerman umumnya memiliki dampak lebih ringan dan tidak fatal. Umumnya pun terjadi pada anak usia 5 sampai 14 tahun.

Memang gejalanya hampir sama dengan campak biasa, seperti flu, batuk, pilek dan demam tinggi. Yang membedakan, bercak merah pada rubela tidak timbul terlalu banyak dan tidak separah campak biasa, juga cepat menghilang dalam waktu 3 hari. Gejala lain, umumnya nafsu makan anak akan menurun karena terjadi pembengkakan pada limpa.

Justru kita harus lebih khawatir bila rubela menyerang wanita hamil karena virusnya bisa menular pada janin melalui plasenta. Bila janin tertular maka anak yang dilahirkan akan mengalami sindrom rubela kongenital dengan kelainan-kelainan, misalnya mata bayi mengalami katarak, tidak bisa mendengar, terjadi pengapuran di otak, juga banyak terjadi anak-anak tumbuh dengan keterbelakangan perkembangan.

Rudy menekankan, setiap anak perempuan harus mendapat vaksinasi rubela. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya rubela serta melindungi janin yang dikandungnya kelak. Tak hanya pada perempuan, vaksinasi rubela pun penting bagi kaum pria. Gunanya mencegah agar tidak terserang rubela dan menulari sang istri yang mungkin tengah hamil nanti.

About these ads
Comments
  1. wening says:

    wah… bagus jug nih… makasih untuk infonya…

  2. gendhis says:

    IJIN COPY PASTE

    • melda says:

      terima kasih atas infonya, anak saya umurnya 1 tahun 4 bulan sudah demam tinggi sejak selasa malam yang lalu, itupun demamnya muncul hanya pada sore sampai malam hari, setelah 3hari sya periksa kedokter dan diberi obat penurun panas, kata dokter setelah 2 hari panas tdk turun maka harus periksa darah, sabtu nya saya periksakan daranya karena jumat malam dia demam tinggi karena takutnya saya masukkan obat penurun panas melalui duburnya..setelah periksa darah ternyata anak saya terkena tipus, setelah diberi obat panas turun drastis, pada keesokan harinya timbul bercak-bercak merah di sekitar wajah dan punggung dan ternyata anak saya terkena campak…sampai hari ini…mudah-mudahan beberapa hari lagi anak saya cepat sembuh…trims

  3. Haryoko says:

    Terima kasih infonya yang sangat berharga. Anak saya 91 tahun) sudah 3 hari panas tinggi. Hari ini panasnya turun namun muncul bercak di sekujur tubuh. Rupanya campak. Terima kasih.

  4. zasmiarel says:

    Mbak wening, gendhis dan Pak Haryoko… syukurlah kalau postingan saya ternyata bermanfaat… Mungkin sama seperti orang tua lainnya, manakala menemui si kecil kita sakit pastinya kit amencoba mencari referensi sebanyak mungkin… begitu juga dengan saya… mengingat info semacam ini terkadang sangat berguna maka saya pun mencoba me-reposting rangkuman beberapa tulisan mengenai campak…

    Namun demikian, hal yang terpenting adalah tetap menjaga dan memperhatikan kesehatan si kecil dan tetap berkonsultasi dengan dokter… Salam

  5. handa says:

    dear mr zasmi

    terimakasih atas informasinya yach .
    tapi saya mau menanyakan , anak saya batuk kering hampir 2 bulan tidak sembuh2 saya sudah ke dokter ber ulang kali tetapi tidak sembuh juga ,
    bapak punya temen ngak yang anak nya pernah mengalami seperti anak saya ,,
    saya minta solusi nya , karena saya kasian sekali jika anak saya sedang batuk , muka nya sampai biru ,,,

    terima kasih

    • Hana's mom says:

      dear mbak handa…
      menanggapi masalah anak anda yang batuk kering terus2an selama 2 bulan….
      lebih baik anda konsultasi ke rumah sakit. karena pasti ada yang tidak beres dengan anak anda.
      keuntungan berobat dirumah sakit adalah dokter yang memeriksa akan tahu benar riwayat penyakit anak anda baik riwayat perkembangan penyakit, pemerksaan yang telah dilakuan maupun terapi yang telah dilakukan. dengan begitu pengobatan anak akan lebih terpadu, seperti tidak asal memberi antibotik karena bisa saja terjadi resistensi dan penyebab batuk anak andatidak sembuh2.
      selain itu dirumah sakt juga tersedia fasilitas penunjang seperti labor, roentgen dll. so pemeriksaan dapat dilakukan segera…

  6. zasmiarel says:

    Dear Mbak Handa..

    Terima kasih juga kalo ternyata infonya bermanfaat.
    Mengenai batuk si kecil terus terang saya tidak mempunyai kapasitas untuk menjawab…karena saya bukan dokter..hehe… Anak saya sendiri juga pernah mengalami batuk yang berkepanjangan seperti itu.. sebulan lebih kalau nggak salah… Saya sih tetap juga membawanya ke dokter… cuma hati2 juga, kita sebagai ortu harus cerewet dan secara detail menanyakan obat2 yg diberikan si dokter… sehingga kita juga minimal tau jenis obat or antibiotik yang diberikan si dokter..bila perlu kita juga menanyakan urgensi pemberian antibiotik… kalau dokter anak kami sih secara terbuka menjelaskan….. Trus kalau saya sih juga mengimbangi dgn obat tradisional..(diajarin orang betawi..) bunga belimbing wolu..direbus… dan air rebusannya (setelah dingin…) diminumkan ke si kecil..itu juga gak banyak.. sekali minum paling satu sendok teh… yaa..ini sih monggo.. mau mbak praktekin or tidak silahkan… kalau buat anak saya lumayan cocok…

    Semoga si kecil lekas sembuh yaaa….

  7. Rully says:

    Terima kasih infonya berguna banget.
    Pagi ini anak saya yang ke 2 (6 bln) sama dokter diduga kena virus campak, tp sy masih belum yakin, nanti malam saya akan ke dokter lain sebagai perbandingan.
    Kl boleh artikelnya mau sy posting jg biar byk yg tau info ini. thanks.

  8. fafa says:

    tengkiyu pak…
    sama dengan yg lain nih, anak saya hari ini banyak bercak merahnya (bintik2 merah) setelah 3 hari kemaren demam. Belum tak bw ke dokter… coz biasanya Dr. bilang kalu panas mesti nunggu 3 hari baru diperiksain…
    tar sore deh, kayaknya campak jg nih

  9. dartvader says:

    wah terima kasih atas informasinya …tampaknya anak saya juga terkena gejala yang sama…walau panasnya telah turun namun bercak2 merah baru muncul kemudian…jadi memang butuh kontrol dokter anak juga rupanya….salam.. :-))

  10. Yuanita Yuniar says:

    Terima kasih ya infonya, kebetulan anakku 4 thn 9 bln kemarin di sekujur tubuhnya muncul merah2, suhu tub sih masih normal, ada batuk + pilek sedikit. Aku blm bisa memastikan camapk atau bukan, karena anakku selalu menolak bila di ajak ke DSA nya, sampai2 ada adegan berontak2 saat digendong. Tambah kasian ngeliatnya

    Tapi paling tidak aku jadi lebih paham mengenai penanganan anak campak

  11. urita says:

    thanks infonya.. hari jumat lalu anak saya (7bulan) menderita deman dan diare..Saya bawa ke dokter demamnya tidak turun2 mencapai 38.6′c selama 4 hari…Dihari ke 5 alhamdulillah panasnya reda tapi mulai muncul bintik2 merah..Ternyata anak saya terkena campak..

  12. erik says:

    thaks yah infonya….
    kayanya anak aku juga kena campak mas tapi kok ngak batuk atw diare, cuma panasnya naik turun sekitar 2-3 hari baru muncul bintik2 merah…

  13. anakku campak juga nih saya ketinggalan berita info ttg campak nyesel rasanya. cuma yang mau saya tanyakan… apakah campak tidak boleh kena angin ?? tau jawabannya nggak ?? tolong jawab ke blog saya ya mas/ mba yang tau pertanyaan saya…
    http://ndafender.co.cc

  14. atau juga ke http://sayaikut.blogspot.com saya tunggu jawaban penting itu untuk saya

  15. Mama Rayhan says:

    Thanks yach Pak Zasmiarel atas infonya,

    Semua gejala2 diatas baru saja dialami sama anak kami M. Rayhan Alfario (7 bulan). Selama 4 hari anak kami panas tinggi sampai kurang lebih 40 drjt C. Kemudian kami bawa ke bidan, kata bidannya sey mau tumbuh gigi atas dan kemungkinan radang tenggorokan, dan dikasih obat penurun panas dan antibiotik. Kemudian panasnya turun dan malamnya kembali panas lagi tinggi. selama kurang lebih 5 hari, badannya panas, rewel, diare, muntah2, agak susah makan, tapi untungnya masih mau minum ASI. Setelah itu badannya sudah tidak panas, malah tumbuh bintik2 merah di sekujur tubuhnya dan mukanya. kata bidan memang benar kena campak dan malahan tetangga kasih saran suruh minum “Mapoh” obat cina, biar bintik2nya keluar semua. Katanya, gak boleh dimandi’in, kena angin, jadi si dede hanya di lap2 pake tissue basah saja dan di bedakkin . Karena masih belum yakin kena campak , terus kita bawa ke dokter, benar kata dokter kena virus campak, tapi masih campak ringan…tidak apa2. Dan dikasih bedak salicyl talc, obat diare, vitamin, dan satu lagi maaf saya lupa…
    Setelah minum obat dari dokter 1-2 hari, bintik2 merahnya sudah hilang, sudah tidak panas lagi, makan juga masih mau dan kembali aktif lagi, riang. Tetapi, yang saya ingin tanyakan, artikel di atas setelah timbul merah akan menjadi hitam, tapi koq anak kami tidak ada bintik2 kehitaman atau yg disebut fase penyembuhan diatas….?? kenapa yach..? Terus anak kami tidak pilek dan batuk2 sey…
    Setelah anak kami mengalami campak ringan, apa kemungkinan akan terkena campak lagi….??
    Karena anak kami masih berusia 7 bulan belum di imunisasi campak, lalu untuk menghindari campak lagi apa harus di imunisasi campak..? sebaiknya pada usia berapa bulan..??.
    Pak Zasmiarel ada referensi dokter yg baik dan enak diajak konsultasi tidak..??

    Terima ksih atas info dan jawabannya pak…

    • zasmiarel says:

      Dear Mama Rayhan,

      Pertama-tama saya ingin mengucapkan semoga si kecil dalam kondisi baik dan selalu baik. Kedua, terima kasih sudah berkunjung ke weblog saya. Ketiga, senang sekali rasanya jika informasi yang bisa kita sharingkan dapat bermanfaat sebagai pengetahuan bagi orang lain.

      Dari semua itu satu yang saya ingin sampaikan adalah saya bukan dokter, saya sama seperti Ibu hanya orang tua yang kebetulan menghadapi situasi dimana si kecil kita mengalami gejala atau terserang suatu penyakit. Sebagai orang tua biasanya saya akan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang penyakit tersebut termasuk obat-obatnya baik dari aspek medis maupun tradisional.

      Khusus penyakit campak, rangkuman artikel itulah yang bisa saya sajikan. Sebenarnya apa yg dialami anak saya waktu itu ada sedikit keraguan juga, apa kah itu tampak atau bukan, karena penyebarannya tidak terlalu banyak. Namun dari gejala munculnya dokter yang biasa kami kunjungi menyatakan “mungkin” benar itu campak dan secara umum mirip yg dialami si kecil Ibu. Karena kondisi waktu itu lebaran dan pulang ke jakarta masih dalam suasana libur maka kami baru berkesempatan membawa si kecil ke dokter justru waktu bintik-bintik merahnya sudah mulai menghilang (bisa dibilang sembuh). Dokternya juga bilang itu kalaupun memang campak, itu campak ringan.

      Dari aspek non medis-nya saya tidak mau banyak mengambil resiko terhadap ramuan yang saya kurang yakin. Maklum anak seusia itu kita tidak tahu kapasitas kekuatan tubuhnya terhadap penerimaan asupan ramuan. Waktu itu saya hanya mengikuti beberapa tulisan yang kebetulan juga menjadi pengetahuan dari keluarga kami, yaitu air kelapa hijau. Fungsinya sama, yaitu untuk mempercepat keluarnya bintik-bintik merah tersebut.

      Mengenai bintik merah diakhir menjadi hitam, saya juga kurang tahu persis apakah semua kasus tampak akan begitu, yang saya perhatikan pada sikecil kami sepenglihatan saya seperti itu, sebelum menghilang bintik-bintik merah tadi menjadi hitam (layaknya mau sembuh).

      Untuk jadwal meng-imunisasi anak, ada baiknya Ibu berkonsultasi dulu dengan dokter, krn memang ada jadwal dan urutan-urutannya. Nah…kalo kami…(di jakarta)…kami biasanya berkonsultasi dengan dokter anak Hj. Siti Budiati. Beliau Praktek di RS Muhammadiyah Taman Puring Jakarta Selatan (Selasa, Kamis, Jumat, Sabtu sore) atau di RS Pertamina Pusat Jakarta Selatan (Senin s/d Jumat pagi). Sepengalaman kami, sejauh ini anak kami cocok dan beliau pun enak diajak konsultasi.

      Demikian yang bisa saya sampaikan.

      Salam,

      Arel

  16. mercy says:

    Boss arel thanks ya info nya
    Sepertinya anak gwe kena campak soale gejalanya sama derngan artikel yang diatas

  17. ria maryah says:

    anak saya dulu pernah kena tampak?campak tp knp ya sekarang kena lagi?? brp kali biasanya kna campak/tampak anak saya sekarang 2,5 th…

  18. kaikara says:

    Makasih mas infonya … panjang lebar (kali tinggi, jadi volum deh hehe …) buagus banget artikelnya.

  19. sukandi says:

    makasi atas artikel tentan campak jerman,karna sangat membantu bagi para ortu yg anaknya terkena campak…….

  20. ayu says:

    makasih artikelnya baik utk masukan saya yg juga pnya baby 11 bulan kena campak setelah 3 hari dirawat di RS anak di Serang karena kejang-kejang kata dokter terkena ISPA tp selang 2 minggu kemudian dia panas lagi saya sempat bingung dan diberi Madu eh..tapi ternyata lidahnya banyak bintik2 putih seperti jamur+rewel yg tak kunjung reda besok paginya badan muncul bercak2 bintik2 kata orang tua Campak namanya tolong beri saya masukan bener g siy kalo bayi stlh sembuh harus dikasih kopi???

  21. oktavia says:

    tq infonya…
    anakku dah 4 hari demam.. Panasnya mpe 39.9…
    Udah di bawa k dokter n alhamdulillah sekarang dah mendingan.. Tp tadi pagi kluar bercak2/bintik merah di muka ma bdnnya.. Kata tetanggaku itu campak.. Rencananya mo k dokter lagi.. Aku jg dianjurin pengobatan alternatif.. Biasanya di kasih air kelapa muda gitu… What do you think all..?

    • zasmiarel says:

      Sama-sama mbak… maaf telat ngerespon ya. Syukurlah kalo si kecil sudah mendingan. Mengenai jalan alternatif, prinsip saya adalah sepanjang itu masuk akal dan kandungan komponennya menurut saya tdk berbahay bagi si kecil, saya akan lakukan juga. Contoh minum air kelapa muda (tepatnya yg saya dianjurin adalah kelapa hijau), saya juga kemarin dianjurin, menurut org tua kita dulu, fungsi air kelapa hijau “katanya” justru utk mempercepat proses pengeluaran bintik2nya (mohon dikoreksi kalo saya salah), org tua kita dulu berlogika, semakin cepat keluar bintik2 nya maka semakin cepat proses penyembuhannya…. demikian mbak… semoga anak2 kita senantiasa diberikan kesehatan… Amiiin

  22. dewi says:

    Thanks nice artikel, baru 2 minngu lalu anakku kna sakit campak ga lama sih hanya berlangsung 4 hari.sebelumnya gejalanya hanya pilek aja selama 3hari tanpa ada demam tiba2 di hari ke 5 muncul bercak2 merah.ya kata org2 itu sakit campak, tp saya bingung knp tidak ada demam ya?akhirnya saya ke dokter untuk memastikan anakku sakit campak atau tidak, tp dokter bilang ya btul itu campak. dan kemungkinan itu sakit campak ringan.karna sampai bintik2 merahnya hilang anakku tidak demam sama sekali.sempet khawatir juga, kok ga demam ya?dan juga semenjak sakit campak sampai skrg sudah sembuh anakku susah sekali mkn, maunya hanya minum susu aja.Apakah seperti itu ya dampak sakit campak akan mengurangi nafsu mkn?sampai kpn?
    sedih juga kan kl ga mo mkn?

    • zasmiarel says:

      Mbak dewi… sama-sama mbak. Yang pertama perlu dicatat adalah, saya bukan dokter, hehehe. Saya hanyalah orng tua biasa yang senantiasa care dan selalu ingin cari tahu apabila si kecil kita terserang penyakit…:-)

      Mengenai nafsu makan si kecil yg menurun, kalau pengalaman anak saya kemarin setelah saya perhatikan adalah waktu proses dia mengalami panas yg tinggi tersebut. Mungkin samalah kayak kita, kalolagi panas dalam akan ndak enak makan. Setelah badannya enakan, si kecil kami akhirnya mau makan juga. Memang awalnya sangat susah mbak… kami waktu itu mengakalinya dgn meletakkan makan kesukaan dia di meja. Sengaja kami ajak di kecil main sekitar meja tersebut, namun kami tidak memaksakan dia utk mengambil makan tersebut, krn kalo dipaksakan si kecil akan nolak, kami biarkan begitu saja, pertama-tama si kecil mulai melirik makan tersebut, terus main lagi, kami biarkan lagi, kemudian dia mulai pegang2, tapi belum mengambilnya, tetap kami biarkan, sambil terus kami ajak main dgn menciptakan suasana supaya dia senang, nah..lama lama si kecil kami mengambil itu makanan dan memasukkannya ke mulut. Lalu kami kasih pujian ke dia… waaah… anak papa hebaaat…. bisa maam sendiri…. setelah itu kondisi makannya berangsur pulih… begitu mbak yang saya alami….. semoga sedikit membantu… tapi kalo gak membantu mohon dimaafkan ya mbak…hauauauauau….

  23. indah says:

    Tengkyu banget buat infonya, sangat membantu saya… Anak saya 17 bulan juga menunjukkan gejala2 campak.
    Kok pas banget n hampir mirip ceritanya… Penjelasannya juga cukup detil, jadi bisa siap2 n waspada biar ga jadi komplikasi.

  24. Daddy Keisha says:

    Thanks Infonya Pak. anak saya juga terkena ciri2 diatas, terlihat ada mau tumbuh gigi, muntah, mencret, batuk, panas. dan anehnya kl dia tidur malam hanya kening, telapak tangan dan kaki saja yang panas badanya tidak. Sudah ke dokter anak di puskesmas dia hanya memberikan obat penurun panas dan mencretnya saja tapi sepertinya tidak berpengaruh banyak….
    yang kasihan setiap dikasih susu pasti nantinya dimuntahin….
    apakah itu ciri dari campak juga ya..?? bintik merahnya juga belum keluar.

  25. bunda mas ahsan says:

    trm ksh bnyk bt sharingannya pak, sangat membantu untuk menambah pengetahuan sy. krn saat ini mas ahsan (13 bln) sdng skt dengan gejala yg disebutkan diatas sm persis. batuk, pilek, demam tinggi, yg kami kira akan tumbuh gigi. udah 2 hr ini muncul bercak merah di muka n badannya, untuk tangan & kaki blm bnyk terlihat. syukurlah dgn bc artikel ini, sy jd ga bgt khawatir.

    • zasmiarel says:

      Sama-sama bunda… namun berhubung saya bukan dokter saran saya tetap aja kita kontrol si kecil ke dokter bu…. Semoga si kecil lekas baikan….:-)

  26. rosia sihombing says:

    thanks ya pak atas infonya,awalnya saya juga mengira demamnya si kecil yohan 8 bulan karena mau tumbuh gigi,kebetulan memang saya lihat ada mau tumbuh gigi..tapi kok panas kok turun naik selama 6 hari paling tinggi 38,2..dihari ke 3 mulai kena diare dan batuk sempat panik sie,karena sebulan sebelumnya sempat rawat inap kena muntaber..terlintas dalam pikiran jangan2 penyakitnya kambuh..tapi ketenangan dan doa memang sangat kita butuhkan dalam situasi seperti ini,maklum anak kita belum bisa bicarakan?
    sehingga kita bisa cari info sebanyak2nya termasuk baca artikel mas ini, jujur saya tidak pergi ke Dokter saya hanya menggaris bawahi pernyataan pengobatan secara simptomatis jadi saya siapkan obat batuk (mucera dosis 0,4ml x 4) penurun demam diberikan bila demam diatas 37,5 ..sanmol (0,6ml x 4 ) diarenya lacto B diberikan hanya bila mencret karena si kecil mengalami 3 gejala diatas..untuk maksud menjaga kestabilan suhu ruangan terpaksa ac tidak dimatikan sepanjang hari..hasilnya..si kecil saat ini sudah mulai menunjukkan tanda2 lebih baik yaitu panasnya sudah tidak naik lagi tapi batuknya masih namun bercak merahnya jadi tidak timbul terlalu banyak..saran saya tetap lebih baik di bawa konsultasi ke dokter tapi mengingat saya baru habis rawat inap maka karena keterpaksaan keadaan membuat saya merawat si kecil dirumah saja

  27. Denny Prasetya says:

    Terimakasih atas Informasinya, anak ke dua saya terkena Campak setelah 4 hari panas tinggi. hal itu membuat saya sangat khawatir.
    - Demam tinggi dengan temp 38.5 Cel
    Disertai sariawan dan panas dalam, sehingga anak saya tidak mau makan sedikit pun. dan saya langsung bawa ke dokter anak..kemudian diberikan obat oleh dokter untuk penurun panas dan radang tenggorakan.
    - Kemudian pd hr ke empat suhu badan anak saya masih tinggi sehingga melakukan cek darah..dengan hasil negatif unutk DBD
    - Setelah itu anak saya keluar bercak merah pd tubuhnya..
    kemungkinan bercak merah tersebut adalah campak..

    Terimakasih atas infonya

    • Papae cleovy says:

      sore pak,cerita anak bpk hampir mirim anak saya,neh td ank saya di bwh plg ke rmh,stelah mau 2 hr blm ada kmajuan..ank saya jg di diagnosa dokter gejala radang tenggorokan..sempat turun suhu bdnnya,eh namanya anak super aktif sorenya dia lari2 di kmpleks UGD ama tengkurap di lantai.nah mlmnya anget lg mknya aku suruh pasang infus lg..rncna mau aku suruh bwh ke dokter laen ato puskesmas.tak ada gejala DBD kata dokter kmarin,cuma HB aja yg trun..

  28. supriman says:

    Nice Info… :)
    Anak sy umur 8 bln jg sedang kena demam n kulit kemerahan, klo osre demamny surut. Apa ini ciri2 campak ato DBD ?

  29. Fenty says:

    Hai salam kenal ya. Alhamdulillah saya menemukan blog ini. Krn anak saya (8 bulan) sudah 2 malam panas tinggi, kemarin top 39 dercel, puncaknya tadi malam, 40,6 dercel! Kemarin saya bawa anak saya ke dokter dgn diagnosa panas,muntah,pilek & dikasi obat utk 3 gejala itu. Dan td pagi keluar bintik2 merah.Kt keluarga mungkin tampak.Lgs saya search internet dan sampailah saya disini :). Trm kasih utk sharenya,benar2 membantu saya ‘kenal’ dgn tampak.

  30. arifin says:

    Salam kenal gan.
    Trims buat artikelnya.
    Persis sekali gan ulasannya, anak saya Bagass juga sekarang sama seperti itu, tapi kenapa dokter rumah sakit sini tidak bisa memastikan apa penyakitnya yah..?? saat kita tanya campak apa bukan dia hanya jawab mungkin saja. wew, padahal tanda2 sama persis seperti tanda2 campak..
    anyway, thanks for sharing gan…

  31. mami Abel says:

    Terimakasih ya, pastinya info ini sangat bermanfaat terutama bagi orangtua ‘baru’ seperti saya. Bayi saya (10 bulan) beberapa hari yg lalu mengalami demam tinggi (38.6-39.3) disertai pilek, mencret dan susah BAB, susah makan n tdk mau minum susu, maunya cuma air putih saja.saya paksakan untuk makan n mnm susu, cuma habis 1/4 dari porsi makan biasanya dan susu yg tadinya bisa 6 btl @120 cc sehari skrg cuma habis 1 btl saja.itupun minumnya ga sekaligus. Sedih dan panik juga melihat BB nya lsg turun begitu. Hari pertama sakit, sorenya saya lsg bawa ke dokter, katanya cuma radang, jadi anak saya cuma diberi obat Sanmol,antibiotik dan obat pilek. Hari ketiga suhu badan sudah kembali normal jadi pemberian sanmol saya hentikan. Tapi skrg muncul bercak2 merah di wajah, punggung dan badan. Sedikit di tangan n kaki.mama saya bilang itu campak dan tidak masalah. Tapi karna saya khawatir dgn nafsu makannya yg drop, rencananya sore ini saya akan ke dokter lg utk memastikan campaknya tidak semakin parah.
    Semoga sharing ini bermanfaat utk semua. Wassalam…

  32. asmi says:

    beberapa hari yang lalu anak saya sakit,demam,muncul beberapa bintik putih diarea mulutnya,ada juga bintik2 merah pada kaki dan tangannya,ini sudah terjadi 2 kali.kira2 apa nama penyakitnya,penyebab,apa yang mesti dihindari serta penanganannya gmana,tks…

  33. Sasha says:

    Thanks bgt ya utk sharingnya… Luar biasa bermanfaat.. Anak saya,Francis 2 thn 4 bln, jg saat ini sdg terserang virus campak.. Kisahnya hampir sama persis dg kisah yg dimuat. Terjangkitnya jg kmrn ketika Lebaran &sedang mudik ke Madiun, tempat Eyang saya.
    Kmrn siang sdh mulai muncul bercak2 merah dan td mlm dibawa ke UGD utk periksa darah, tnyt bukan DBD sperti kekawatiran saya.
    Sharing ini benar2 menguatkan saya dan semakin menenangkan saya..
    Thanks a lot ya… God bless you..

  34. sugeng nugroho says:

    ass…
    pak saya baru remaja umur 2 thun dakm masa penyembuhan tanpek.yang saya mau pertanyakan itu pak kok setelah lebih dari1 bulan sisa sisa tampek kok blum rontok ya pak.
    nah saya mohon untuk informasinya mengenai bagaimana menghilangkan sisa sisa tampek yang belum eontok ini pak.
    karena terlihat di kulit sangat hitam .
    terima kasih aTAS BANTUAN BAPAK

    • zasmiarel says:

      waduh… kalo untuk merontok sisa-sisa tampak secara cepat saya agak kurang paham maz… yang saya tahu sih dan pengalaman saya juga dulu biasanya lambat laun akan menghilang sendiri bekas-bekas tampaknya…. Nah, kalo duulu sih di kampung saya oleh orang-orang tua disaranin, kalo untuk mempercepat proses keluarnya bintik tampak adalah dengan minum air kelapa muda, terus setelah sembuh untuk mempercepat hilangnya bintik2 hitam disaranin mandi pake air remasan daun sirih… tapi ini kebiasaan di kampung mas, saya pribadi belum tahu dan belum mencoba mencari tahu korelasi nya dgn proses percepatan penghilangan bekas tampak…ini just sharing saya aja. semoga lekas hilang bintik2 hitamnya ya mas….

  35. uchonrara says:

    mas, zasmi thank’s ya infonya …

  36. UMMI SYAUQI says:

    Ass. Akhirnya saya menemukan blog ini.. Putra saya Syauqi 2 th 8 bl seminggu yg lalu juga panas tinggi. 3 hari kemudian kami ke dokter utk tes darah karena kakaknya sdh di rawat inap di RS karena trombositnya turun (diduga DBD). Kami, ortunya mengira Syauqi terjangkit DBD jg seperti kakaknya. Tp dari hasil tes darah diketahui trombositnya masih dlm range normal (150.000-400.000). Dokter anak akhirnya memberi obat antibiotik, obat radang dan multivitamin karena dr hasil observasi dokter, dalam mulut syauqi ada merah2nya. Dan kami diminta kembali ke dokter hari ke 5 utk tes darah lagi. Pada hari ke-5 ternyata syauqi gak demam lg dan kami membatalkan periksa ke dokter. Namun pada hari ke-7 muncul bintik2 merah di kaki, telinga dan pantatnya. Menurut neneknya itu campak lalu kami kembali ke dokter dan dokter menyimpulkan memang itu campak. kami cuma dikasih multivitamin dan penghilang rasa gatal.
    Ternyata gejalanya mirip dengan DBD ya…terimakasih infonya mas..

  37. aira says:

    Thanks atas infony,anak kami jg skrng t’kena lg ke campak,ciriny sm Persis,tp td sy periksa ke Dokter,tp knp Dokter blng anak sy krn mandi sering kelamaan,pdhal orang tua sy sdh blng klu anak kami kena tampek.tp knp Dokter tdk trus terang.aktikelny b’arti bgt buat kami yg blm tau ciri2 tampek ap.se’x lg thanks bgt y.

  38. aira says:

    Alhamdulillah anak kami,udh sembuh.bintik2 yg tdny merah,brbh jd htm&skrng udh ilang.kasian jg anak kami g bs main keluar slm 2minggu.tp knp hbs kena tampek,ko anak km jd buang2 air.kt orang tua dl,emang gw proses penyembuhanny.pkkny klu anak lg kena tampek jgn dibw keluar,jgn kena angin,jgn jg dimandiin.trus kt jgn t’lalu panik,mungkin virus tampek emang ky gt,jgn jauhkan anak dr orang tua,tetep ksh pelukan hangat&ksh syng,krn kt g tega liat dia pas lg kena tampek.

  39. Dinna says:

    Trimakasih banyak infonyaaa…

    Kayanya anak saya jg kena campak nih, anak saya umur 5 bln, dan blm imunisasi campak! sejak hari selasa sore lalu badannya panas sampai 39 dan muntah2,sy kedokter, katanya hny masuk angin dan kembung dikasih obat penurun panas sunmol drop, dan obat untk muntahnya vometa drop, الْحَمْدُ. لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ turun panasnya, trs hari jum’at tengah malam, panas lg, tp tdk terlalu panas, dan sudah turun, skrg ini badannya panas lagi sampai 38,6, saya kompres dan skrg panasnya berangsur2 turun dan saya lihat diperutnya banyak bercak2 kecil merah, anak saya kayanya kena campak..

    Besok pagi saya bawa kedokter deh..

    Infonya sangat bermanfaat, krn saya sempat sangat panik..maklum ibu muda dan msh hrs bljr banyak..

    Artikelnya sangat bermanfaat, terimakasih..

  40. ade says:

    halo smuanyaa … aduh bingung niy…waktu tgl 15 anaku demam…dikompres bsknya turun…trus tgl 18 demam lagi mlmnya bw ke dokter katanya virus dikasih antibioktik…tgl 19 keluar bercak dipunggung,tangan sm badannya…tgl 22 dah rada ilang bercak merahnya tgl 24 jg dah bersih tp tgl 24 mlm demam lg 38 trus ada batuk… bsknys bw lg kedokter… diksh lg antibiotik sm obat batuk nah bsknya keluar lg bercak merah di telinga muka badan punggung sm tangannya dikaki tp dikit bskny panas dah turun sm bercak jg dah ilang… cm skr batuk sm piliknya masih…ada yg punya pengalaman ga…? dah aku tanya kedokter aku blg takut ada komplikasi ke paru2…tp dokternya bilang ga… ini msh bs jalan2….. gmn ya….mudah2an gpp

    • lydia says:

      mbak ade,anakku pernah mengalami gejala yang sama kyk anak mbak, sakitnya ampe 1 bulan, kalo saranku, lebih baik cari second opinion utk dokternya, dan kalo bisa coba langsung ke dokter khusus paru2 anak, biasanya mereka lebih detail, semoga membantu ya

  41. dian widiastuti says:

    Salam kenal..
    Thanx infonya skalian
    mo berbagi crita nih,anakku baru umur 3 taon.dalm sebulan ini dah 5x kedokter.Awalnya demam 37.5 n diare diagnosa dokter diare biasa.Seminggu kemudian sakit lagi dengan gejala sama kata dokter kuman penyebab diare belum mati.Tepat seminggu lagi kami bawa kedokter dengan keluhan panas,n muntah hasil diagnosa radang lambung.Hanya berselang 2 hari kami kedokter lagi kali ini panasnya 39.5,muntah,n mencret.panas ga turun walopun sudah diberi penurun panas.baru turun setelah diberi penurun panas yang lewat dubur.hasil diagnosa tetap radang lambung.Kami diberi obat panas,anti muntah n obat diare.Baru 2 hari kemudian muncul bercak-bercak merah.Ternyata sejak kami kedokter pertama kali anak kami sudah mulai terinveksi virus campak.Tapi herannya ko dokter ga bisa mendiagnosa lebih awal.Sekarang badan masih merah-merah tapi hanya sedikit.Mudah-mudahan cepat sehat lagi

  42. Liea says:

    Anakku (8 bln) sdh 3 hr demam,malam panas tinggi siang turun.smjak sakit gak mau mkn bubur.pd mlm k 4 tmbl bintik2 merah d slruh tubuh.yg saya khwatir blm dpt imunisasi campak gmn ya?apakah ada efeknya?tlg info ya…tq

  43. [...] Conny on Hari Pertama di Colombo, Sri…Nago on Pengrajin Emas dan Perak: Potr…Liea on Penyakit Tampak (Campak) pada …dian widiastuti on Penyakit Tampak (Campak) pada …zasmiarel on Pengrajin Emas dan Perak: [...]

  44. Febi says:

    Anak laki2 saya 6 thn ..sejak tahun baru batuk dan pilek serta badan panas.stelah smggu kmdian panas tinggi..bawa ke dok katanya radang.3 hari kmdian karena tak ada ansuran saya bwa lg ke dokter.ttp dgn radang tenggorokan.malamnya timbul bintik2.trnyata campak.skarang masih tinggal bapil saja…sekarang adiknya panas tiap 15 jam sekali. Sdah 3hari.baru timbul batuk hari ke 3…apa kena campak jga ya..

  45. umi puan says:

    anak saya umur 4,5 bulan. mulai dari umur 1 bln s/d sekarang selalu dalam keadaan hidung meler.(tapi gak byk)dan selalu dalam setiap bulannya. memang dari bayi ia sudah dalam lingkungan yang penuh dengan orang dewasa yang terkena flu sampai ia umur 2 bulan.terkadang hidungnya ber ingus, disertai dengan bercak merah, dan suhu badan selalu hangat..disekitar mata dan hidung terkadang berwarna merah.apakah itu ciri campak atau karena ia berkulit putih bersih….mohon bantuannya….trimakasih…..

  46. nury says:

    sy mau tanya ni sy terserang penyakit bintik2 merah pd wajah seperti campak pdhal usia sy 23th., apa itu termasuk campak.?????? gejalanya cm panas dalam aja sih

  47. widi says:

    Pengasuh saya anaknya umur 7thn kena campak sdh 5hari timbul bercak merah, biasanya klo bercaknya sdh keluar biasanya panasnya turun yah? Tapi ini gak turun2 yah! Yg saya takutkan bila pengasuh saya kembali bekerja bisa nular ke anak saya gak yah soalnya anak saya baru 10bulan takutnya virusnya menular duh soslusinya apa yah,

  48. ida says:

    berarti anak saya kena campak ( umur 11 bln ) mohon bantuannya, untuk menambah nafsu mkn anak saya dikasih apa ya? soalnya anak saya g bisa makan obat

  49. lina says:

    anak saya jg kena campak (umur 10 bln )bercak merah dmuka,sudah dkasih obat skarang sih sudah ga panas, tp kok klo siang maunya tidur terus y, badannya lemes tp dia msh mau blajar jalan . nafsu makannya jg biasa msh mau makan.

    apa memang seperti itu klo siang hari dia pingin tidur terus??. tolong donk saya ga tega liat dia seperti itu.

  50. Mrs. Nuki says:

    makasih infonya ya bu…

  51. SUSANA says:

    Makasih ya pak….. atas infonya. hari ini sebenarnya saya akan ke lab utk priksa darah anak saya ( 13bln ) ( kena DBD atau gak ). stelah liat info dari bpk baru saya tau kalo anak saya kena campak soalnya ciri-cirinya sama persis. saya jd batal ke lab paling cuma nerusin obat yg dari dokter kemarin saja. makasih sekali lagi ya pak !!!! o ya kalo utk multivitamin anak 13bln pake apa ya…??? mohon infonya…..makasih….

    • zasmiarel says:

      Halo mbak susan… salam kenal ya… dan terima kasih uda mampir…:-)

      Meskipun ciri-cirinya sama dgn penjelasan di postingan ini, namun saran saya tetap koordinasi dan konsolidasi dgn dokter (bahasanya kyk dalam rapat aja ya…haha)… yang pasti saya bukan dokter (halah… siapa yang nanya ya….xixixi)…

      Nah, kalo untuk multivitamin… untuk anak seusia itu ada baiknya tetap minta saran dokter mbak… kalo anak kami sekarang (sejak umur dia 2.5thn pe skrg mau masuk 4thn) kami kasih “imboos porte”. Kebetulan itu juga yg disarankan oleh dokter yg kami kunjungi… Tapi sekali lagi utk anak seusia anak mbak mungkin minta saran dulu ama dokter…

      Just nambahin juga.. ketika anak kami seusia anak mbak… kami rajin kasih dia madu (kalo saya pilih madu asli pramuka)… pagi hari n malam hari sebelum dia tidur… sampai skrg pun masih…. yaa… just satu sendok teh…lumayan buat daya tahannya… kenapa saya pilih madu asli pramuka? bukannya promosi… ya krn sya yakin pengolahannya asli dan yg utama sumbernya dekat daerah kediaman kami… dan mereka akan kasih tau jenis madu yg cucok utk anak kecil… (jenis madu kapuk atau karet)….

      Begitu kira-kira mbak susan……

  52. rany says:

    pak..‎†ђąηk ўσυ buat infonya. Anak saya jg kena tampek/campak,pdhl usianya br tepat 7bln (hari ini dia tepat 7bln).awalnya dokter blng alergi susu sapinya kambuh & infeksi krn kuman masuk,d ksh obat u/ pnykt yg d rasakan sprt pilek,batuk,alergi,obat penurun panas n suplemen makanan.tp hari ini stlh 6hari demamnya naik turun,d wajah n badan anak saya timbul bintik2 merah,ibu saya blng itu tampek,pdhl kmrin mlm sdh sempat cek darah jg ke lab dan hasilnya (-) DBD.yg saya bingungkan,knp anak saya bs terserang campak y pak,pdhl gizinya cukup kok.

    • zasmiarel says:

      Sama-sama mbak rany…. sekali lagi saya hanya mengumpulkan informasi yg saya rangkum dari pendapat para ahlinya di internet…

      Mengenai kenapa anak kita tetap terkena campak meskipun gizinya cukup baik, secara ilmiahnya saya gak berani jawab (krn saya bukan dokter…hehehe), tapi secara tanggapan kuno yg saya dapat dari orang tua kita, bahwa setiap orang akan mengalami masa kena campak… saya gak tahu apakah tanggapan kuno ini benar begitu apa tidak, tapi setidaknya dgn adanya tanggapan kuno yg saya dapatkan seperti itu saya ambil sisi positifnya saja, bahwa setidaknya saya harus bersiap diri jika ternyata kondisi tersebut terjadi pada keluarga kita… apalagi anak kita….:-)

  53. rany says:

    Oh ya,mlm ini anak saya muntah abis2an,kayaknya riaknya bnyk yg kluar jg,trs saya coba kasih air kelapa hijau yg muda,blm kelihatan hasilnya sih,cm katanya bs bantu tuk ngeluarin bercak2 merahnya.tp saya jd takut klo smp bercaknya jd hitam trs membekas,aduh jgn smp deh..

  54. ipank says:

    thx pak…saya jadi agak lega setelah baca ini…trims akan segera saya tindak lanjuti…

  55. vivi says:

    Trm ksh infonya sangat bermanfaat.

  56. tata says:

    Anak saya umur 4 tahun jg terkena tampek,apalg setelah d beri air kelapa dan kuning telur…bbrp jam kemudian seluruh badannya keluar bintik2 merah sampai k telapak tangan dan telapak kaki..ada jg yg bilang d minumkan rebusan akar kangkung…tp belum saya coba..thanks banget pak infonya membuat saya tdk begitu khawatir lagi…

  57. [...] satu artikel tentang campak baca disini Posted in Tole. Tags: . Bookmark the permalink. ← Gastrointestinal [...]

  58. bunda salsabila says:

    Terima kasih informasinya yang sangat bermanfaat ini… :)

  59. gita says:

    terimakasih banyak,..saya jadi kenal dengan campak
    awalnya karena anak kedua saya demam selama 3 hari dengan suhu sampai 39,6. Saya sempat mengira kena radang tenggorokan atau batuk pilek tapi ternyata anak saya mengalami mencret juga. Saya bawa ke DSA saya didiagnosa radang tenggorokan( pada saat itu masih belum muncul bercak merah). Setelah demamnya turun muncul bercak merah di muka dan badan..saya curiga campak tapi saya tidak tahu persis apa ciri2nya…Untung saya temukan informasi ini, dan ternyata anak saya kena campak…jadi secepatnya saya pisahkan sementara dengan kakaknya agar tidak tertular..terima kasih infonya..

  60. Jones says:

    Trims infonya…saat ini anak saya perempuan 2th terkena campak dan dah komplikasi ke paru2 dan dirawat hingga 9 hari di RS karena kurangnya pemahaman saya adiknya sering kita ajak ke RS..3 hari berikutnya pas malam demam paginya kejang ahirnya kena campak juga menurut dokter komplikasi ke radang paru-paru..dan dirawat sama 9 hari di RS…setelah pulang dan dibolehkan rawat jalan…anak saya yang pertama masih batuk terus kalo minum pasti batuk…dan suaranya mengecil..tapi adiknya batuknya berkurang…mohon info bagaimana menangani sakit anak saya yang pertama dan kedua…adakah obat yang cepat bereaksi untuk menyembuhkannya..trima kasih..

    • zasmiarel says:

      Bang Jones…

      Pertama, terima kasih sudah mampir dan salam kenal dari saya….
      Kedua, saya pribadi turut prihatin dengan kondisi si kecil… semoga kondisi si kecil lekas membaik ya pak…
      Kemudian, saya sekali lagi bukan dokter, jadi mohon maaf banget tidak bisa memberikan solusi secara medis atas kondisi si kecil bapak… mungkin barangkali teman-teman lain yang sudah masuk dalam postingan ini ada yang bisa memberikan solusi buat Pak Jones? monggo dipersilahkan.

      Arel

  61. Shanty says:

    infonya bagus sekaligus “mengerikan”
    minggu malam sampai senin malam lalu anak saya demam tinggi diawali pilek disertai batuk. Setelah diperiksa ke dokter ternyata terkena radang tenggorokan (kebetulan anak saya ada amandel).
    hari ini saya mendapati tangan dan kakinya bintik bintik merah, tapi sudah tidak demam dari 2 hari ini. kalo melihat gejalanya sih sepertinya campak. Nanti sore saya berencana membawa kembali anak saya ke dokter untuk memastikan campak atau bukan.
    yang “mengerikan” buat saya adalah : saya sedang hamil 36 mgg, saya takut tertular. Sementara saya tdk mgkn membiarkan anak saya tanpa perawatan dari saya. Tapi berbekal infobapak, saya akan berusah utk tdk tertular, dengan mengikuti saran2 di atas.
    trims ya pak infonya…

  62. umi says:

    Hari ini sofia sdh tdk panas dan dah keluar bercak merahnya, klo obat dari dokter untuk campak apa ya ?apakah anak yg tekena campak boleh diimunisasi krn besok jadwal imunisasi campaknya

    • zasmiarel says:

      Mbak Umi, mungkin ada baiknya tetap berkonsultasi dgn dokternya bu… maaf ndak bisa bantu jawab lebih jauh mbak, soalnya ane bukan dokter… :-)

      Semoga si kecil lekas membaik ya mbak….

  63. Farid says:

    Wah anggapan campak cuma kena sekali seumur hidup ternyata keliru. Saya baru kena campak dan berfikir tidak akan menular ke anak karena anak sudah pernah kena campak. Namun ternyata hari ini anak saya yang usia 5 tahun menunjukkan tanda-tanda kena campak. Yang saya agak takut lagi karena saya punya infant usia 6 bulan. Mudah2an semua baik2 saja karena minggu depan sdh akan mudik.

    Farid

  64. dewi ratnawati says:

    thx bgt info’y.ini sgt berguna bg sy.

  65. moen says:

    Sempat panik jg….anak sy zacky 8bln pertamanya badan anget terus aq ambil kesimpulan cpek krna bnyak merangkak sana sini,akhirnya qbw ktukang urut.Kt situkang urut ada uratnya yg sdkit keseleo harapan aq biasanya klo abiz diurut terus dingin badannya malah sebaliknya badannya panas,tnpa tggu aba2 lgsg qbw ke dokter A smpai dtmpt dokter A cman dkasih pamol sm anti biotik sesampai drmh lgsung aq minumkan obatnya smpai 3 hari gk ada perubahan.akhirnya qbw lagi ke dokter B lgsg dtes suhu nya ternyata suhunya 38 derajat akhirnya dokter B memutuskan ambil darah smbil menunggu hasil dari laboratorium. sejam kemudian hasilnya datang dan DBD dnyatakan negative,akhirnya dkasih obat panas +antibiotik kemudian qbwa pulang dan langsung diminumkan obatnya yg dari dokter B obat yg dari dokter A qhentikan selang 2hari panasnya turun tp badannya merah smua ternyata kena campak ya…?Astagfirullahaladzim

    moen bglon

  66. lady says:

    Baby saya usianya 1thn tgl. 17 sept bsk…hari ini tadi pagi sekujur badannya keluar bintik” merah…padahal sudah imunisasi campak pas usia 9 bln…dan pada usia msk 11 bln padahal campaknya sudah sempet keluar tapi bintiknya tidak sebanyak hari ini.

    Awalnya dari senin baby saya pilek..trus bibir dan mulutnya yang merah seperti sariawan akhirna hari senin tgl. 12 sept kmrn di bawa ke dktr di nyatakan kena radang tenggorokan..trus baby saya jadina juga bawaannya tidak mau makan tapi susu dan air putih hangat masih mau.

    Yang ingin saya tanyakan..penyakit campak itu akan keluar / kena berapa kali ya..? soalna kmrn sudah kena..skrg kena lagi.

    dengan keluar bintik”mya sekujur tubuhnya berbahyak kah…tapi badannnya tidak panas.

    terimakasih

    • zasmiarel says:

      Mbak Lady… salam kenal…
      Sekali lagi saya bukan dokter mbak…:-), mungkin ada teman-teman yg lain yang bisa memberikan masukan ke Mbak Lady…

      Saran saya sih tetap berkonsultasi dengan dokter mbak… barangkali itu bukan campak… barangkali hanya alergi or keringat buntut… itu barangkali lho mbak….

      Salam,

      Arel

  67. ada aja says:

    yaa bener kata kata di atass tapi anak saya udah diimunisasi tapi tetep kena ^_^

  68. Salam kenal,
    Semua info ttg Campak pada bayi sangat bagus,menarik& sangat bermanfaat sekali bagi New Mum,Saya Mama Abhiel kalau ada yg tau ttg hal ini tolong di infokan ke saya,Abhiel 9 jalan 10bln anak pertama kami yg lahir secara Caesar,sekarang2 ini di leher bagian belakang kepala bagian bawah belakang kuping itu ada benjolan kecil yg kalau di pegang seperti berpindah tp kalau saya elus tangan abhiel selalu menolak seperti nya supaya jangan di pegang.Kondisi Abhiel sangat baik makan,minum ASI and botol,dan berat badan normal and tinggi jg bagus.hal trsebeut udah kami sampaikan ke dokter kami menyebutkan waktu bayi suka ada yg seperti itu tp akan hilang tp kan kami kwatir…Apakah itu?tolong bila ada yg pernah punya info akan hal tersebut balas msg ini.
    Thx and best regard
    Mama Abhiel

  69. bunda azzam&reema says:

    Anakku reema berusia 4bln dr 5hari yg lalu dia pilek&batuk.td sore sy lihat di kaki sampai telapak kakinya keluar bercak2 merah dan ada putihnya tp tdk disertai demam,apa ini jg termasuk campak?

  70. Terima kasih infonya, kebetulan anak sy 16bln sedang mengalami penyakit campak dg gejala yg sama. Krna nafsu makannya hilang termasuk nafsu minum susunya jd dg sangat terpaksa hati kita cekok paksa anak makan makanan lunak.
    Klo susu diganti dg susu khusus anak yg tdk/susah makan diberikan dlm porsi banyak,diusahakan habis cm klo ga habis bundanya yg habiskan ( mubajir susunya mahal )

  71. nenden says:

    terimakasih atas info y,krn anak saya sekarang sedang kena campak namun setelah bintik merahnya keluar,dia menjadi sesak mungkin karena keteledoran saya sebagai ibu membiarkan begitu saja hanya memberikan obat yang timbul pada gejala saja dan tdk membawanya ke dokter,apakah saya masih bisa membawanya ke dokter

  72. mommy quent says:

    Trima kasih sekali infonya..paaasss bangeett..saya ƪαǧî nyari ƔªйǤ lengkap artikelnya,detail bªª⌣ªªÑҨêt,,sangat membantu kami,krn quent(10bln) ƪαǧî kena campak..

  73. Fetta says:

    Rubella pada wanita hamil memang bahaya…dulu saya pernah mengalaminya..kata dokter kalau saja usia kandungan saya dibawah 7 bulan sudah dipastikan janin akan diambil
    Alhamdulillah waktu itu usia kandungan saya tepat 7 bulan sehingga masih aman…

    • salim says:

      Mohon info nya bgm anak ibu ketika dilahirkan apakah ada gangguan taw sehatwal afiat moga sehat soalnya saya juga lg bingung krn istri saya lg hamil 8 bln terjangkit tampek jerman mhn info pengalaman nya

  74. Erlina says:

    Terimakasih infonya… Anak saya Tita jg sekarang ℓɑ̤̥̈̊ƍï terkena virus campak. Anak saya demam selama 3 hari. Kalau siang panasnya turun tapi pas maghrib panasnya naik ℓɑ̤̥̈̊ƍï. Pernah sampai 39c. Kami pikir jg akan tumbuh gigi, karena gusinya rada bengkak. Setelah hari keempat batuk pilek dan matanya merah, saya pikir sakit mataa. Baru besoknya muncul bercak2 merah dimuka, belakang kuping, leher dan perutnya. Akhirnya saya bawa ke dokter dan kata dokternya anak saya terkena virus campak dan sudah masuk fase penyembuhan, karena bintik2nya sudah agak hiitam.
    Selain obat dari dokter saya jg kasih anak saya kuning telor ayam kampung dicampur madu dan jg dminumin air kelapa ijo.

  75. Papae cleovy says:

    mat pg mau tanya soal anak yg kena panas trz sempat muncul campak jg..kebetulan anak saya skarang msh nginap di UGD krn brapa hr lalu panasnya 29 lbh..sempat menurun panasnya,eh mlmnya naek lg..pusing jg saya krn posisi saya lg kerja di tg.balai karimun,sementara yg di rmh yg nungguin hanya mertua krn istri lg nungguin adenya yg bru berumur 3 bln…masalahnya uda 3 hr ini dokter blm memastikan kira2 skt apa anak saya..berdasarkan diagnosa mrk kmrn katanya kena gejala radang tenggorokan..sbg tambahan anak saya tak ada muntah2,cuma bdn aja panas..masih mau mkn jg..mohon share nya

  76. ochy oklitasari says:

    Iziin copy y .thanks info :)

  77. ary says:

    ada gk penelitian tentang pengetahuan ttg peny campak?tlg di muatin ya?

  78. yudi says:

    Makasih Ϋªª atas info’a…

  79. Winarno hafis nindri says:

    Makasih infonya,sangat bermanfaat..

  80. dian saraswati says:

    saya hanya ingin berbagi cerita saja. anak saya juga pernah terkena campak pada usia 8 bulan. awal saya pikir tubuh anak saya panas karena akan tumbuh gigi. saya kasih obat penurun panas tapi turun panasnya, terkadang hanya bagian perut sampai ke atas kepala panasnya sedangkan kakinya dingin. karena tidak kunjung turun akhrnya saya bawa ke dokter karena saya berpikiran anak saya terkena radang, mengingat hanya bagian leher sampai ke kepala yang sangat panas. Benar saja diagnosa dokter anak saya terkena radang. saya dikasih obat penurun panas & antibiotik. selama 3 hari anak saya tetap panas meskipun sudah dikasih obat penurun panas dari dokter, puncaknya hari ke 3 anak saya panasnya mencapai 39,6. panik saya. selain memberikan obat panas, saya menempelkan bye-bye fever berharap dapat membantu menurunkan panas anak saya. meski suhu badanya panas tapi anak saya tidak rewel, makannya pun tidak susah, hanya lemas saja dan ingin tidur bawaannya. esok harinya turun suhu badannya tapi keesokan harinya lagi timbul bercak-bercak merak di muka dan lehernya, keesokannya muncul lebih banyak dan menjalar ke seluruh badannya. syukur alhamdulillah hanya dalam waktu 3 hari tampak anak saya hilang.

  81. aurel says:

    mksh jd tau sy.ni aurel ank kami jg lg tampk.kshan

  82. rini says:

    Txs ya info nya ya soal nya anak aku lg tampek nih umur 3thn ini yg ke 2 kali nya dia kena aku pikir tampek ga nular ternyata nular ma kasih ya info nya….

  83. dedy says:

    anak ke 2 saya masih berusia 9 bulan setiap kali sakit berobat ke Dokter, baik Dokter spesialis anak maupun Dokter umum di salah satu rumah sakit. selalu diberikan obat untuk orang Dewasa padahal saya baca di aturan pakai : obat tersebut di dianjurkan di gunakan untuk usia 2 tahun kebawah. setiap kali berobat saya tidak pernah menggunakan obat2 yang di berikan Dokter karena khawatir efek dari obat tersebut. jadi saya periksa anak saya di rumah sakit tersebut sekedar hanya untuk mengetahui penyakit yang di derita anak saya. karena saat anak pertama saya masih seusia anak ke 2 saya, saat berobat kerumah sakit di jakarta selalu di berikan obat khusus untuk bayi. tetapi setelah saya pindah ke daerah asal berobat selalu diberikan obat yang seharus nya di anjurkan untuk orang dewasa padahal Rumah sakit tersebut termasuk Rumah sakit Terbesar dan khusus untuk ibu dan anak. mohon penjelasan nya dok apakah obat untuk orang dewasa baik di gunakan untuk bayi . terima kasih.

  84. anak sy masih umur 5bln tp udah kena tu solusinya gmna. Kan dia blum bisa imunisasi campak sblum 9 bln

  85. rosa says:

    apa bnar klo tampek itu pengobatan lwt tradisional diminumin air kelapa hijau

  86. manik says:

    Trimakasih infonya bos, sngat berguna. Izin copas

  87. wulan says:

    info2 d atas sangat penting,makasih.
    anak saya usia 7 bln,kmaren slma 3 hr panas naik turun.stlah 2 hr dah stabil eh rupanya t’kena campak.

  88. linda says:

    ..-̶̶•-̶̶•̸Ϟ•̸Thank You•̸Ϟ•̸-̶̶•-̶ ™..

    Untung saya baca artikel ini, anak saya mengalami semua gejalanya.. Sekarang keluar bercak merah di perut dan punggung.. Awalnya saya kira biang keringet, tapi malah tambah banyak..

    Sekali lagi terima kasih, saya akan bawa anak saya ke dokter untuk diperiksa lebih lanjut..

  89. Terimasih untuk infonya.kebetulan anak ketiga saya usia 1,1 tahun sdg menderita campak

  90. florensia says:

    Met pagi,anak saya Jennifer ( 14bln),udah dr hr selasa mlm badannya panas.klo pagi suhu nadanya normal,tp klo mlm suhu nadanya panas bisa mencapai 39, lebih.sampe,skrg saya mah belum yakin dia mau terkena campak atau ngak.saya cuma khawatir anak saya terkena DBD.selasa mlm kan pans badannya,rabu siangnya saya bawa anak saya ke dokter spesialis anak,dokter bilang anak saya radang tenggorokan ama mau batuk,jd dokter kasih resep obat di demam dan atibiotik..
    Bisa kasih solusi ngak kira2 anak saya mau terkena campak atau apa????
    Thanks sebelumnya atas bacaan diatas.

  91. Dania wati says:

    Thanks infony

  92. 71mm0 says:

    Terimakasih untuk sharingnya.. Sangat bermanfaat dan ditulis dalam bahasa yang mudah dicerna :mrgreen:

  93. frengky says:

    trimakasih atas infonya.,,,,

  94. Milka anatasia says:

    Mt siang.. Nama anak saya Ray Moses umur 4tahun. Baru2 ini dia terkena campak. Pd saat ini dia sdang dlm masa penyembuhan. Ya dlam seminggu ini pasti akan sembuh. Trimksh ats info2nya.

  95. jum says:

    Bsa tdak pke bdak herocyn??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s